Samosir, 26/10 (ANTARA) - Puncak peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke- 44 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2009 yang dipusatkan di Kabupaten Samosir berlangsung meriah, dihadiri Gubernur Sumatera Utara H. Syamsul Arifin “Silaban”, SE bertempat di Kompleks
SMA Negeri I Pangururan, Senin (26/10). Turut hadir Kadis Pendidikan Provsu, Bupati Tobasa Monang Sitorus, Wabup. Humbang Hasundutan Marganti Manullang, Ketua DPRD Kab. Samosir Jhony Naibaho, Dandim 0210/TU Letkol Ramses Lumban Tobing, Kajari Balige Tumpak Pasaribu, Kapolres Samosir AKBP Aiman Safrudin, Sekdakab. Samosir Drs. Tigor Simbolon serta ribuan anak-anak sekolah dan masyarakat Kabupaten Samosir.
Sejalan dengan salah satu visinya saat mencalonkan Gubsu “Agar Rakyat Tidak Bodoh”, H. Syamsul Arifin mengajak sekaligus mengharapkan, momentum peringatan Hari Aksara Internasional ke- 44 Tahun 2009 dapat mendorong semua pihak memberikan perhatian mendukung program pemerintah dalam upaya melepaskan masyarakat dari buta aksara serta ketertinggalan di Bidang
Pendidikan, khususnya di Sumatera Utara. Beliau menjelaskan, belajar sekedar tahu membaca itu mudah, tetapi belajar untuk mengerti membaca itu yang sulit. “ Mengajar masyarakat untuk mengenal aksara A sampai Z itu mudah Pak Bupati, tetapi yang sulit itu mengajar masyarakat untuk mengerti membaca (maksudnya sulit memahami makna kalimat yang dibaca- red).
Saat menyampaikan sambutan selamat datang, Bupati Samosir Ir. Mangindar Simbolon sejenak menjelaskan sejarah perjalanan SMA Negeri I Pangururan yang berdiri sejak Tahun 1957 dan sudah banyak “mencetak” orang-orang sukses, seperti jenderal dan beliau sebagai bupati adalah alumni sekolah tersebut. Namun kondisinya saat ini cukup memprihatinkan dan butuh rehabilitasi secara total mengingat sekolah tersebut diproyeksikan menjadi sekolah unggulan bertaraf internasional.
Saat ini Pemerintah Kabupaten Samosir bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Samosir dan Ikatan Alumni SMAN I Pangururan telah membuat master plan dan detail pengembangan sekolah tersebut menjadi sebuah sekolah unggulan bertaraf internasional dan membutuhkan dana sekitar 18 M. Bupati berharap, kehadiran Gubsu turut mendukung terwujudnya program tersebut melalui APBD provinsi, sehingga salah satu visi Bapak Gubernur agar rakyat tidak bodoh semakin cepat terwujud, terlebih di Kabupaten Samosir. Usai sambutannya, Didampingi Kadis Pendidikan Kab. Samosir Jabiat Sagala, Bupati Samosir langsung menyerahkan proposal pembangunan SMA Negeri I Pangururan kepada Gubsu, selanjutnya diserahkan kepada Kadis Pendidikan Propsu.
Kehadiran Gubsu yang dijuluki sahabat semua suku, pada puncak peringatan HAI ke- 44 Tingkat Provinsi Sumut Tahun 2009 memberikan warna dan berkah tersendiri bagi masyarakat Samosir umumnya dan civitas SMA Negeri I Pangururan khususnya. Syamsul Arifin “Silaban” langsung merespon harapan Bupati Samosir dengan menjanjikan akan mengalokasikan dana 2 M melalui P-APBD Propsu T.A. 2010.
Sebagaimana kebiasaan setiap tampil di depan umum tidak bisa lepas dari bahasa guyon namun familiar, Gubsu yang istrinya dianugrahi marga dari Samosir, Hj. Fatima Habibi boru “Simbolon” tersebut menyanggupi harapan Bupati. “Tadi ada tokoh masyarakat Marga Simbolon, hula-hula saya (besan/mertua- red) berbisik, SMA ini sudah lama berdiri dan telah banyak menghasilkan jenderal, termasuk Bapak Bupati, tapi kondisinya seperti lagunya Dewi Yull, Aku masih seperti yang dulu, katanya,” ucap Gubsu mengulangi bisikan tokoh masyarakat tersebut dan disambut gelak tawa hadirin.
“Saya terus mengerti apa maksudnya, selaku boru harus hormat sama ‘hula-hula’ saya di Samosir ini. Untuk itu Pak Bupati, saya akan bantu pembangunan SMA Negeri I ini dua miliar, tapi di P-APBD 2010, karena APBD 2010 sudah disahkan, jadi tidak mungkin lagi. Itu sebagai ‘ingot-ingot’ dari saya tandanya datang kemari,” tambah Gubsu dan disambut tepuk tangan hadirin. Setelah menyampaikan sambutannya, Gubsu menyerahkan penghargaan kepada para pemenang beberapa perlombaan yang digelar sejak tanggal 24 hingga 26 Oktober dalam rangka memeriahkan Peringatan HAI ke-44.
Secara formal peringatan HAI ke-44 diawali dengan kegiatan pameran pembangunan Kabupaten/Kota se- Provinsi Sumatera Utara selama tiga hari yang dipusatkan di kompleks SMAN I Pangururan. Dibuka secara resmi Bupati Samosir Ir. Mangindar Simbolon mewakili Gubsu, Sabtu (24/10), sore hari seusai membuka Seminar Sehari Sertifikasi Peningkatan kompetensi guru se- Kabupaten Samosir bersama Rektor Unimed di Aula A.E. Manihuruk. Pada saat pembukaan pameran pembangunan juga dirangkai dengan
penandatanganan MoU Pemkab. Samosir dengan Unimed, kerjasama selama lima tahun untuk peningkatan kualifikasi pendidikan guru program Strata Satu se- Kabupaten Samosir.
Sebagaimana dilaporkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir Drs. Jabiat Sagala, M.Hum, selain pameran pembangunan yang diikuti 27 Kabupaten/Kota se- Provinsi Sumatera Utara, termasuk Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Sumut, juga digelar seminar pendidikan luar sekolah di Balai Serapim Pangururan (Minggu, 25/10), pentas seni warga belajar. Dan panitia lokal Kab.
Samosir menggelar lomba kreatifitas anak-anak PAUD se- Kabupaten Samosir.
Sementara itu, pameran pembangunan dalam rangka HAi ke- 44 di tutup secara resmi oleh Bupati Samosir usai mengantar Gubsu kembali ke Medan dengan helikopter yang take off dari Halaman Kantor Bupati Samosir Jl Rianiate K.M. 5,5. Bupati mengatakan, kegiatan HAI ke- 44 diharapkan memiliki makna positif, khususnya di bidang pendidikan, termasuk di Kabupaten Samosir selaku tuan rumah. Kedepan pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka HAI di daerah lain diharapkan dapat semakin meningkat dan lebih sukses lagi. Sedangkan pembinaan PAUD diharapkan menjadi titik awal keberhasilan sektor pendidikan di Kabupaten Samosir.(Humas)
Popularity: 1% [?]