Kapolda: Dua Pelaku Penyebaran Kampanye Hitam Menghilang

Medan, 1/7 (ANTARA) - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Badrodin Haiti mengatakan, Sukri dan Munar Dalimunthe yang diduga pelaku penyebaran selebaran kampanye hitam terhadap cawapres Boediono saat kampanye Capres Jusuf Kalla di Asrama Haji Medan, 24 Juni lalu menghilang.

“Kedua orang itu hingga kini tidak diketahui keberadaannya, namun demikian pihak kepolisian terus berupaya mencarinnya hingga dapat,” kata Badrodin Haiti di Medan, Rabu, usai acara peringatan HUT Bhayangkara ke-63.

Sukri dan Munar Dalimunthe yang terbawa-bawa dalam kasus tersebut, berdasarkan keterangan Adi Zein salah seorang tersangka pelaku yang telah diamankan, yang mengatakan dirinya menyebarkan selebaran karena disuruh oleh kedua orang itu.

Adi Zein menyebarkan brosur berupa foto copy berita Tabloid Indonesia dan Monitor edisi 49 berjudul “Apakah PKS Tidak Tahu Istri Boediono Katolik?”.

Badrodin mengatakan, polisi mencari kedua pelaku yang diketahui telah menghilang dari rumahnya.

Kedua orang itu masih terus diburu, karena mereka diperlukan kepolisian untuk dimintai keterangan dalam pengembangan kasus selebaran tersebut.

Ia mengatakan, tanpa memeriksa kedua orang itu, petugasĀ  kepolisian sulit untuk mengetahui siapa saja orang yang diduga terlibat dalam kasus selebaran kampanye hitam itu.

Kedua orang itu akan ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan Pihak Polda Sumut tetap serius untuk menindaklanjuti kasus penyebaran brosur tersebut.***3***

(T.M034/B/S015/S015) 01-07-2009 13:31:35

Bookmark and Share

Popularity: 4% [?]

Posted by munawar mandailing on Jul 1st, 2009 and filed under Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response by filling following comment form or trackback to this entry from your site

Leave a Reply