Mengaku Diteror Preman, Warga Langkat Mengadu Pada Bupati

Medan, 3/7 (www.antarasumut.com).- Puluhan warga Dusun Percihen, Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumut, mengadukan nasibnya pada bupati karena kerap diteror preman sehingga tidak bisa tenang mengais rezeki. Demikian diberitakan Harian  SKALA INDONESIA terbitan Jumat (3/7) pada rubrik “Berita Kriminal & Peristiwa” halaman-3.

Dalam pertemuan dengan pejabat-pejabat teras Pemkab Langkat, Kepala Dusun Percihen, S. Sembiring yang bersama empat rekannya mewakili warga mengatakan, masyarakat yang hidup sebagai petani, kini diselimuti ketakutan karena para preman membabat tanaman dengan mengatakan lahan tersebut milik PT Serdang Hulu. Padahal berdasarkan bukti yang ada, lahan tersebut milik petani.

Asisten Pemerintahan, Drs.H. Astaman mengatakan pertikaian lahan antara masyarakat dengan PT Serdang Hulu sudah berlangsung selama 25 tahun, yang sampai saat ini belum ada penyelesaiannya. Pemkab Langkat telah berupaya menjembatani perdamaian, tapi masing-masing pihak masih bertahan dengan tuntutannya. Pemkab Langkat mengisyaratkan, akan menyelesaikan kasus persengketaan ini, setelah mendapat masukan dari kedua belah pihak. (R01MOS).

Bookmark and Share

Artikel ini telah dibaca 5 kali.

Popularity: 2% [?]

Ditulis oleh Ramothu SD. pada 3 July 2009 dan dikategorikan di Media Rekan. Kamu dapat mengikuti berita kami dengan masuk kedalam RSS 2.0. Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas melalui form dibawah ini

Tinggalkan Komentar