Binjai, Sumut, 29/2 (ANTARA) – Akibat kelangkaan bahan bakar minyak seperti premium dan solar di kota Binjai Sumatera Utara, menyebabkan supir truk terpaksa menginapkan kenderaannya di dalam SPBU menunggu pasokan minak masuk.

“Kami terpaksa menunggu pasokan minyak solar masuk, untuk menjalankan kenderan truk yang dibawa,¿ kata salah seorang supir truk, Bajo di Binjai, Rabu.

Seperti yang terjadi di SPBU kilometer 21 Tanah Tinggi Kota Binjai, dimana akibat kelangkaan minyak jenis solar, supir truk yang membawa muatan dari Medan menuju Aceh, harus menginapkan kenderaannya, katanya.

“Kami menunggu pasokan minyak masuk,¿ sambil menjelaskan pula ada sembilan truk yang telah bermamlam menanti minyak masuk.

Mereka secara bersama-sama sudah mencari solusi, untuk mendapat pasokan minyak solar, namun belum juga ditemui jalan keluarnya, katanya.

Jika melanjutkan perjalanan membawa muatan ke Aceh, para supir khawatir tidak ada tersedia solar di SPBU-SPBU yang berada diu Jalan Lintas Sumatera jalur Medan menuju Aceh.

Sementara itu Endang warga kota Binjai yang ditemui menjelaskan sejak beberapa hari ini, warga kesulitan mencari BBM.

Dari empat stasiun pengisian bahan bakar minyak yang ada di kota Binjai, hari ini tiga diantaranya sudah kehabisan BBM khususnya jenis solar, katanya.

Bila pasokan BBM masuk, langsung habis diserbu warga dan pedagang eceran.

Warga terpaksa harus membeli minyak premium ditingkat eceran dengan harga yang lebih tinggi, karena tidak ada lagi premium di SPBU, kata Endang.

Dirinya sangat berharap pihak Pertamina, segera memberikan pasokan tambahan buat SPBU yang ada di kota Binjai, agar warga tidak antri atau menunggu terlalu lama, agar bisa beraktifitas dengan kenderaannya.***2***(T.KR-JRD)
(T.KR-JRD/B/S006/S006)

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment