Ketua PMPBM:Syamsul Arifin Abaikan Pembangunan Pantai Barat

Medan, 17/6 (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara, H. Syamsul Arifin sepertinya mengabaikan pembangunan pantai barat, bahkan tidak ada program untuk mengembangkan pembangunan di wilayah itu yang memiliki potensi kekayaan sumber alam cukup besar.

Ketua Perhimpunan Masyarakat Pantai Barat-Madina (PMPBM), Drs. H. Achmad Mulyadi di Medan, Rabu, menyatakan hal itu menanggapi satu tahun kepemimpinan Syamsul Arifin yang hasil kerjanya dinilai belum dirasakan masyarakat pantai barat (Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal).

Masyarakat di kawasan itu, menurut H. Mulyadi yang juga mantan anggota DPRD Sumut dari Fraksi PAN, sudah cukup lama mendambakan pembangunan infrastruktur seperti jalan-jalan alternatif khususnya transportasi darat antar kabupaten untuk mempersingkat jarak dan waktu.

Pantai barat memiliki kekayaan sumber alam amat besar, seperti perkebunan, kehutanan, pertambangan, pertanian, perikanan air tawar dan hasil laut, namun jarak yang cukup jauh dari Kota Medan atau ibukota kabupaten menjadi kendala utama.

Lihat saja potensi pertambangan seperti emas, batu marmar dan perkebunan di wilayah itu yang belum sepenuhnya dieksploitasi, karena selain jarak cukup jauh, jalan yang suda ada hancur, sementara fasilitas pelabuhan laut belum memadai.

“Bayangkan jauh perjalanan dari Kota Medan ke Natal saja bisa 20 jam, selain jalan rusak juga sempit, sehingga tidak jarang terjadi kecelakaan lalu lintas di daerah itu,” ungkap kader PAN tersebut.

Seandainya jalan darat dari Sibolga dibuka menuju Natal hanya memakan waktu dua jam saja. Dari Sibolga ke Medan orang bisa naik pesawat hanya sekitar 30 menit.

Pembangunan di wilayah itu hingga kini terasa belum menjadi perhatian serius Gubernur Syamsul Arifin yang seharusnya membuat terobosan ke pemerintah pusat.

Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris DPP Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) Sumut, Irvan Suriadi, SE yang juga berasal dari Madina mengkritisi setahun kepemimpinan Syamsul Arifin yang belum memenuhi janji-janjinya.

“Saya lihat pembangunan di kawasan pantai barat Sumut masih terus tertinggal dan amat memprihatinkan. Jalan-jalan ke sentra pertanian banyak yang hancur, sehingga dapat memperlambat pertumbuhan perekonomian masyarakat,” ucapnya.***2***
(T.S015/B/M034/M034) 17-06-2009 12:38:14

Bookmark and Share

Popularity: 2% [?]

Posted by Simon Pramono on Jun 17th, 2009 and filed under Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response by filling following comment form or trackback to this entry from your site

Leave a Reply