Medan, 6/1 (www.antarasumut.com) - Puluhan kios pedagang buku dan warung liar yang berada di titi gantung, bangunan bersejarah yang menghubungkan Jalan Veteran dengan Pulau Pinang digusur petugas penertiban Pemerintah Kota Medan, Rabu.
Camat Medan Barat, Pardamean Siregar mengatakan, penggusuran para pedagang tersebut merupakan intruksi dari Pj Wali Kota Medan, Rahudman Harahap.
Menurut dia, keberadaan puluhan pedagang yang umumnya berjualan buku bekas di tempat itu merusak situs sejarah titi gantung Medan.
“Awalnya pedagang buku di sini hanya beberapa kios saja, namun lama-kelamaan jumlahnya semakin banyak sehingga merusak keindahan situs sejarah ini,” katanya.
Ia menambahkan, sebelum dilakukan penggusuran pihaknya telah menyurati para pedagang tentang eksekusi kios tersebut.
Fahri (33) salah seorang pedagang menyesalkan penggusuran tersebut. Menurut dia, beberapa hari sebelumnya Rahudman Harahap telah mendatangi para pedagang menbicarakan tentang masalah tersebut.
“Pak Pj Wali Kota berjanji tidak akan menggusur kios para pedagang buku, hanya menata ulang. Namun kenyataannya tempat kami untuk mencari nafkah digusur,” katanya.
Berdasarkan informasi kawasan titi gantung akan dibangun taman bacaan. “Pak Pj Wali Kota juga bilang kalau nanti akan dibangun taman bacaan disini,” ucapnya.
Namun, diakuinya setelah dilakukan peninjauan yang dilakukan Pj Wali Kota Medan itu, puluhan pedagang mendapatkan surat bahwa kios tersebut akan digusur. (I01MOS/R02MOS)
Popularity: 1% [?]