Medan, 23/2 (ANTARA) – PT Sang Hyang Seri Regional IV Sumatera Bagian Utara akan memproduksi 15 ribu ton benih padi nonhibrida pada tahun 2012 untuk memenuhi kebutuhan petani di empat provinsi.
“Produksi itu untuk memenuhi kebutuhan petani di wilayah kerja kami di Sumut, Aceh, Riau, dan Sumatera Barat,” kata General ManajerĀ PT Sang Hyang Seri Regional IV Sumbagut M Yedi Firmanto di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Kamis, ketika menerima kunjungan Pelaksana Tugas Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.
Menurut Yedi, jumlah produksi salah satu badan usaha milik negara (BUMN) itu belum dihitung dengan benih padi hibrida yang rencananya akan diproduksi sebanyak 1.500 ton.
Kemudian, pihaknya juga akan memproduksi benih jagung komposit sekitar 1.000 ton, benih kedelai sekitar 3.000 ton, dan benih jagung hibrida sekitar 2.000 ton.
Meski telah memproduksi benih dalam jumlah yang cukup banyak, tetapi pihaknya menyayangkan masih rendahnya penggunan bibit unggul tersebut di kalangan petani.
“Hanya rata-rata berkisar antara 35 hingga 45 persen,” katanya.
Pihaknya memperkirakan kondisi itu disebabkan daya beli petani yang masih rendah serta kurangnya pemahaman tentang pentingnya teknologi pertanian berupa penggunaan benih unggul.
“Petani kita masih suka menggunakan benih dari tanaman padi yang sudah dipanennya. Padahal, untuk benih hibrida penggunaan benihnya hanya untuk sekali tanam saja,” katanya.
Menanggapi hal itu, Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho mengimbau seluruh petani di Sumut untuk menggunakan benih padi unggul dan bermutu karena dapat meningkatkan produksi dan mendukung realisasi target surplus beras pemerintah pusat sebanyak 10 juta ton pada tahun 2014.
“Kalau produktivitas dan produksi padi meningkat, target pemerintah pusat untuk surplus 10 juta ton pada tahun 2014 bisa terwujud,” katanya.
Menurut dia, peningkatan produksi untuk mencapai pencapaian target surplus 10 juta ton hanya dapat dicapai jika sarana produksi tanaman (saprotan) seperti benih dan pupuk bisa dipenuhi dengan baik.
Pihaknya mengimbau penggunaan benih unggul tersebut karena perawatannya berbeda dengan benih biasa, mulai dari pengolahan lahan, pemupukan, hingga penataan air.
Jika penanganannya dapat dilakukan dengan baik, diperkirakan hasilnya juga akan lebih maksimal.”Potensi benih unggul bisa menghasilkan antara 7,8 ton per hektare, bahkan lebih,” katanya. ***2***
(T.I023/C/M034/N001)
Incoming search terms:
- sanghyang sri
- bibit unggul sanghyang sri
- jumlah pabrik sang hyang seri
- produksi benih di sang hyang seri
- produsen bibit padi unggulan sang hyang sri
- pt sang nyang seri regional medan
- pt sang nyang sri regional medan
- sang hiang sri

0 Comments
You can be the first one to leave a comment.