Menteri Perindustrian Digugat Asosiasi Petani Garam KoranFesbuk Stok Garam di Sumut MenipisMedan, 24/2 (ANTARA) – Stok garam di Sumatera Utara menipis, bahkan diperkirakan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan di daerah itu hingga akhir Februari 2012.

“Kalau untuk hitungan normal, stok garam di Sumut tinggal untuk satu pekan, tetapi karena permintaan dari nelayan dan usaha pengeringan/pengasinan ikan masih lesu, persediaan yang sedikit itu tidak menjadi masalah besar,” kata eksekutif PT Garindo Sumut, Susitriono, di Medan, Jumat.

Permintaan yang melesu dari nelayan dan usaha pengasinan ikan itu terjadi karena cuaca buruk yang menyebabkan nelayan tidak melaut sehingga stok hasil laut juga sedikit.

“Pemerintah diharapkan tidak mempersulit impor ketika pengusaha berencana melakukan tindakan itu untuk menambah stok, karena nyatanya pasokan dari Madura semakin ketat,” katanya.

Pasokan dari Madura yang ketat itu juga karena pengaruh faktor cuaca yang masih ekstrem.

Pasokan dari Madura diperkirakan baru lancar mulai Juli, karena biasanya panen terjadi di Juli-September.

Sumut, kata dia, memang sudah memasok sekitar 15.000 ton garam dari Madura untuk kebutuhan konsumsi, tetapi stok diperkirakan hanya mencukupi untuk kebutuhan hingga Februari. “Jadi memang harus ada impor,” katanya.

Meski stok terus berkurang, harga jual masih tidak naik atau di kisaran Rp900-an perkilogram.

“Bagaimana mau dinaikkan, permintaan saja lesu, padahal ada perkiraan permintaan garam pada tahun ini lebih besar dari tahun lalu yang berkisar 150.000 ton.”katanya.

Tahun ini permintaan garam diperkirakan di kisaran 180.000an ton karena ada informasi usaha pengeringan/pengasinan ikan bertambah.

Dia menjelaskan, stok garam Sumut itu sendiri bisa aman hingga akhir Februari 2012 karena cadangan yang lumayan banyak di tahun 2011 dan ada pasokan tambahan dari Madura pada Januari 2012.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Parlindungan Purba, mengatakan, Kementerian Perdagangan sudah membuka kran impor garam, jadi tentunya tidak ada masalah kalau pengusaha melakukan impor.

Tetapi, DPD RI, kata dia, meminta pemerintah menghentikan sementara impor, kalau pasokan dari Madura sudah memadai.

“Jangan sampai petani garam di Madura ‘menjerit’, “katanya.

Kebutuhan garam di Sumut khususnya untuk industri diimpor dari India dan Australia.***2***
(T.E016/B/F002/F002)

Incoming search terms:

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment