Balige, Sumut, 5/1 (ANTARA) – Tiga unit mobil pusat layanan internet kecamatan akan dioperasikan untuk memudahkan masyarakat di daerah yang masih sulit dijangkau jaringan telepon di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, mengakses internet.
“Fasilitas MPLIK itu akan dioperasikan mulai Senin (9/1) sebagai upaya mengatasi kesenjangan digital antara pusat kota dan daerah terpencil,” kata Kabid Komunikasi dan Informatika Dinas Perhubungan Toba Samosir Marnaek Parhusip di Balige, Kamis.
Menurutnya, masing-masing mobil layanan internet bantuan dari APBN tersebut memiliki enam unit laptop, yang sanggup mengakses internet, meski dalam wilayah yang sama sekali tidak ada jaringan internet, sebab perangkat yang dimiliki MPLIK menggunakan saluran satelit.
Dengan pengoperasian ketiga unit mobil itu, kata Marnaek, diharapkan warga desa dari sejumlah wilayah terpencil yang dikunjungi MPLIK tersebut, akan lebih memahami teknologi informasi internet serta memperluas akses informasi bagi masyarakat.
“Mobil layanan internet yang akan dioperasikan ke pelosok desa itu telah dilengkapi perangkat komputer laptop, personal computer dan ditunjang fasilitas modem, televisi serta audio visual lainnya,” ujarnya.
Dikatakannya, ketiga mobil tersebut secara rutin akan dijadwalkan melayani masyarakat pada 16 kecamatan di Kabupaten Tobasa, terutama yang masih kesulitan akses internet atau jaringan telepon.
Memang, kata Marnaek, idealnya tiap kecamatan perlu memiliki satu unit mobil layanan internet, agar masing-masing kecamatan dapat menggunakan fasilitas tersebut secara optimal.
Tapi, lanjutnya, akibat keterbatasan yang dimiliki, ketiga unit MPLIK tersebut akan dimanfaatkan secara maksimal dan setiap kecamatan akan digilir sehingga pada 2012 semua wilayah bisa dikunjungi secara merata.
Marnaek berharap, fasilitas yang dimiliki MPLIK secara khusus dapat dimanfaatkan para siswa, agar mereka memiliki pemahaman yang lebih luas tentang internet dan mampu menutup kesenjangan digital antara perkotaan dengan pedesaan.
Selain itu, masyarakat setempat juga diharapkan dapat menggunakannya secara optimal sebagai upaya untuk proses pemberdayaan ekonomi, karena teknologi internet dapat mempengaruhi perkembangan bisnis, terutama daerah terpencil yang punya potensi ekonomi.
“Dulu, memang dunia bisnis cenderung dikuasai perusahaan-perusahaan besar, tapi sekarang sudah dipermudah melalui jaringan satelit, seperti menjalankan bisnis ‘online’ di internet,” katanya.(T.KR-JRD)
(T.KR-JRD/B/N002/N002)
Incoming search terms:
- berita internet kecamatan
- fasilitas mobil yang ada internet
- kecamatan terpencil di asahan
- mengapa tapanulitengah tidak ada jaringan internet?
- perangkat mplik di simalungun

0 Comments
You can be the first one to leave a comment.