Jalan Lintas Sumatra Lebih Lengang

Bandarlampung, 10/2 (ANTARA)- Arus lalu lintas dari Bandarlampung menuju Pelabuhan Bakauheni di Kabupaten Lampung Selatan, Rabu pagi, terlihat lebih lengang karena semua kendaraan dari Bakauheni tujuan Bandarlampung dan daerah Sumatra lainnya, dialihkan dari jalan lintas tengah ke lintas timur Sumatra.

Berdasarkan pantauan ANTARA Rabu, jalan lintas yang biasanya padat pada pagi dan sore hari, kini terlihat lancar.

Truk barang yang melintasi jalan lintas tengah itu hanya sedikit dan umumnya tujuan atau berasal dari Pelabuhan Panjang di Kota Bandarlampung.

Semua barang dari Sumatra tujuan Pulau Jawa dikirimkan melalui Pelabuhan Bakauheni, demikian juga barang dari Jawa yang hendak dikirimkan ke Sumatra.

Sementara Pelabuhan Panjang adalah pelabuhan ekspor-impor utama di Sumatra bagian selatan, sehingga sebagian besar komoditas dikirimkan atau didatangkan melalui pelabuhan internasional itu.

Jalan lintas Sumatera kilometer 79 di wilayah Kabupaten Lampung Selatan terputus total sehingga menghambat arus lalu lintas kendaraan roda empat dari Pelabuhan Bakauheni menuju Kota Bandarlampung dan sejumlah daerah di Pulau Sumatera.

Kapolres Lampung Selatan AKBP M Muslim Siregar mengatakan, jalan itu terputus sejak Selasa pukul 07:00 WIB, yakni di Desa Hatta Kecamatan Bakuheni, karena permukaan jalan ambrol akibat bagian bawah tergerus air.

“Satlantas Polres Lampung Selatan masih mengalihkan seluruh arus kendaraan melalui jalan lintas pantai timur hingga jalan tersebut diperbaiki seperti sedia kala,” katanya.

Selain itu, dia mengatakan seluruh titik jalan saat ini diberikan rambu-rambu penunjuk jalan ke sejumlah jalan alternatif seperti di Kecamatan Gayam Lampung Selatan-Kecamatan Ketapang Lampung Timur agar pengendara tidak terjebak di ruas jalan yang terputus tersebut.

“Saat jalan terputus Selasa pagi, sempat terjadi kecelakaan kendaraan truk yang menabrak truk lainnya namun tidak ada korban, juga sempat membuat antrean panjang hingga pelabuhan Bakauheni,” katanya.

Dia mengatakan jalan tersebut saat ini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, namun kondisinya mengkhawatirkan karena bagian bawah jalan itu terus tergerus air.

“Badan jalan lintas Sumatera yang memiliki lebar enem meter tersebut kini hanya tinggal satu meter dan kondisinya sudah amblas cukup dalam dan membentuk cekungan,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya telah memberikan informasi kepada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Lampung agar segera memperbaiki jalan rusak tersebut.

(T.KA*H009)
(T.H009/B/R007/R007) 10-02-2010 08:28:50

Bookmark and Share

Popularity: 1% [?]

Posted by ANTARA Sumut on Feb 10th, 2010 and filed under Berita Terkini, Nasional. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response by filling following comment form or trackback to this entry from your site

Leave a Reply