Soal Flu Babi Warga Medan Jangan Panik

Medan, 2/7 (ANTARA) - Warga Medan diminta tidak panik dengan ditemukannya kasus suspect flu babi yang dialami satu keluarga di kota itu, yang saat ini mereka sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Adam Malik.

“Kami menghimbau agar warga Medan tetap tenang dan jangan takut dengan ditemukannya kasus flu babi yang menimpa lima orang warga,” kata anggota Komisi B DPRD Medan, Muslim Maksum kepada pers di gedung dewan, Kamis.

Flu babi bukanlah sesuatu yang baru dan virus penyebab penyakit ini sudah lama ada. Apalagi penyakit tersebut saat ini juga bisa disembuhkan.

Menyikapi ditemukannya suspect flu babi, Muslim minta kepada Dinas Kesehatan Kota Medan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah penyebaran virus ini.

“Harus ada langkah pencegahan agar tidak menular kemana-mana, namun sebelumnya harus dipastikan kasus yang menimpa lima orang satu keluarga tersebut benar-benar suspect flu babi,” katanya.

Dalam hal ini, Dinas Kesehatan perlu juga melakukan kerja sama dengan pihak imigrasi untuk memonitor warga yang bepergian keluar negeri.

Sebisa mungkin, untuk sementara warga menghindari bepergian ke luar negeri terutama ke negara-negara yang sudah terjangkit virus flu babi.

Soalnya informasi menyebutkan, lima warga yang diketahui suspect flu babi disebutkan baru pulang dari luar negeri.

RSU Adam Malik, kini merawat satu keluarga suspect flu babi (swine flu) yaitu, EC (36), VC (20) CK (14), WKC (9) dan CV (17).

Mereka diduga tertular karena berada dalam satu pesawat dengan penderita flu babi saat terbang dari Thailand menuju Kuala Lumpur, Malaysia.

Ditertibkan

Terkait dengan kasus flu babi, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Medan, Ikrimah Hamidy minta Pemko segera menertibkan peternakan babi yang dekat dengan pemukiman warga.

Apalagi persoalan ini sudah cukup lama menjadi keluhan warga yang tinggal di sekitar peternakan babi.

Dia mengkhawatirkan, jika informasi soal kasus flu babi ini kian santer dan membuat cemas warga, maka sangat mungkin mereka melakukan tindakan di luar kontrol terhadap peternakan babi yang ada di lingkungan sekitarnya.

Masalah penertiban ternak babi ini diharapkan Ikrimah, sudah harus selesai setelah Pilpres 2009. Selanjutnya, jangan ada alasan Pemko Medan untuk menunda eksekusi terhadap peternakan babi.***3***
(T.PSO-019/C/S015/S015) 02-07-2009 17:44:01

Bookmark and Share

Artikel ini telah dibaca 10 kali.

Popularity: 3% [?]

Posted by ributpriadi on Jul 2nd, 2009 and filed under Kesehatan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response by filling following comment form or trackback to this entry from your site

Leave a Reply