Medan, 6/1 (ANTARA) – Pendapatan Kereta Api (KA) Medan selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru, tepatnya sejak 21 Desember 2009 hingga 5 Januari 2010 mencapai 1,99 miliar, naik dibanding tahun lalu yang hanya Rp 1,71 miliar.
“Hasil pendapatan KA Medan yang berbanding sedikit dibanding tahun lalu ini juga karena terjadinya peningkatan jumlah penumpang yang mencapai 57.940 orang,” kata Kepala Stasiun Besar KA Medan, Irwan, di Medan, Rabu.
Jumlah penumpang yang berangkat dari stasiun besar KA Medan pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2010 mengalami peningkatan sekitar 14 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya berjumlah 52.066 penumpang.
Dia menjelaskan, jumlah penumpang yang datang dari stasiun besar KA Medan lebih banyak dibanding yang naik yakni sebanyak 64.688 orang yang datang dari berbagai tujuan seperti Pematang Siantar, Kisaran, Tanjung Balai dan Rantau Prapat.
“Untuk masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2010 ini, jumlah penumpang mengalami peningkatan, dan itu merupakan kegembiraan bagi pihak KA karena masih dipercaya dalam melayani masayarakat,” jelasnya.
Dia menyebutkan, dari hasil laporan yang diterima, masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2010 dapat berjalan dengan baik dan semua persiapan yang telah dilakukan juga terkoordinasi dengan lancar.
“Meski tahun 2008 masih terdengar adanya calo-calo tiket maupun kecelakaan kereta api, namun tahun ini semuanya dapat teratasi dengan baik. Mulai dari pengamanan di atas kereta hingga penambahan personil pelayanan sebanyak 20 orang,” ujarnya.
Selain tingkat keamanan yang berjalan dengan baik, tempat duduk yang disediakan sebanyak 198.368 buah juga terpenuhi sesuai dengan jumlah penumpang yang naik sehingga penumpang dapat terangkut semua.
Semua pelayanan angkutan Natal dan Tahun Baru 2010 dapat berjalan sesuai perencanaan, dan dengan adanya penambahan kereta api tujuan Pematang Siantar, dapat mengurangi terjadinya desak-desakan penumpang ketika berada di atas kereta, tambahnya. (I02MOS/R02MOS)
Popularity: unranked [?]