PLS Alternatif Menekan Angka Pengangguran

Medan, 26/11 (ANTARA) - Pendidikan Luar Sekolah (PLS) yang berorientasi “life skill” (kecakapan hidup) dapat menjadi alternatif untuk menekan tingginya angka pengangguran di Indonesia.

Praktisi pendidikan Medan, Robert Valentino Tarigan, di Medan, Rabu, mengatakan, PLS merupakan suatu proses pendidikan yang sasaran dan keluarannya berbeda dengan pendidikan sekolah dan bukan merupakan pendidikan sekolah yang dilakukan diluar waktu sekolah.

PLS yang didalamnya terdapat life skill merupakan usaha sadar untuk menyiapkan, meningkatkan dan mengembangkan sumber daya manusia agar memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap daya saing.

“Dengan demikian akan mampu merebut peluang yang tumbuh dan berkembang serta mengoptimalkan sumber-sumber dilingkungan masing-masing,” katanya.

Untuk saat ini kegiatan life skill sangat cocok untuk  dikembangkan, terlebih lagi dewasa ini jumlah angkatan kerja yang menganggur cukup krusial agar menjadi perhatian serius.

Angkatan kerja di Indonesia yang menganggur telah melampaui standar Organisasi Buruh Internasional-International Labour Organizatio (ILO) yakni sebesar 20 persen dari jumlah penduduk, sementara angka pengangguran di Indonesia sudah melampaui 28 persen.

“Melalui upaya-upaya pelatihan life skill, diharapkan angkatan kerja kita punya keterampilan yang siap pakai dan profesional sehingga tidak menganggur atau menjadi tenaga kerja murahan,” katanya.

Ia mengatakan, berbagai kemungkinan dapat menyebabkan peserta didik tidak dapat melanjutkan pendidikan formal kejenjang yang lebih tinggi.

Ada yang memang karena ketidakmampuan orangtua dari segi financial maupun bencana alam. Justru itu program pendidikan non formal yang berorientasi life skill seperti bidang komputer, jahit menjahit dan montir sangat besar manfaatnya buat kehidupan.

Apalagi keahlian seperti komputer dipadu dengan kemampuan berbahasa asing, seperti bahasa Inggris akan semakin membuka peluang kerja.

Terlebih lagi dewasa ini sesuai dengan tuntutan globalisasi, mengandalkan ijazah saja tidaklah cukup tanpa dibarengi dengan kecakapan hidup.***1***


(T.PK-JRD/B/S015/S015) 26-11-2008 17:12:27)

Bookmark and Share

Artikel ini telah dibaca 64 kali.

Popularity: 5% [?]

Ditulis oleh zuraidi pada 26 November 2008 dan dikategorikan di Pendidikan. Kamu dapat mengikuti berita kami dengan masuk kedalam RSS 2.0. Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas melalui form dibawah ini

Tinggalkan Komentar