Kamis, 17 Agustus 2017

Gubsu Apresiasi Pengembangan Bisnis PT Inalum

| 1146 Views
id inalum, gubsu
Gubsu Apresiasi Pengembangan Bisnis PT Inalum
. (Antarasumut/jrd/ist)
Medan, 6/3 (Antarasumut) - PT Inalum (persero) menerima tiga izin Amdal dari Badan Lingkuhan Hidup Provinsi Sumatera Utara untuk proyek pengembangan perusahaan peleburan aluminium tersebut.

Penyerahan dokumen izin Amdal tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara T Erry Nuradi di kantor Gubsu, Senin (6/3/2017) pagi.

Adapun izin Amdal yang sudah dikeluarkan Pemprovsu adalah Amdal pengembangan industri aluminium dan fasilitas pendukung lainnya di kapasitas 500.000 ton di areal seluas 253.66 Ha di Desa Kuala tanjung, Sei Suka Kabupaten Batubara.

Kemudian Amdal pembangunan PLTU kapasitas 2 x 350 MW di areal seluas 54 Ha di Desa Kuala Tanjung Sei Suka Batubara.

Kemudian Amdal pembangunan pusat penelitian dan pengembangan politeknik pengembangan teknologi aluminium, perumahan, hotel, dan fasilitas pendukung lainnya di area seluas 36,42 Ha di kelurahan Perkebunan Sipare-pare Sei Suka Batubara.

Hadir menemui Gubsu yakni Dirut PT Inalum, Ir Winardi didampingi Direktur Umum dan SDM Carry F Mumbunan, Sekper Ricky Gunawan, Kadep Proyek PLTU Dante Sinaga, Kadep Engginering Ivan Ermisyam, Kadep Pengembangan Syafrizal, Manajer humas Mahyaruddin Ende, JM Lingkungan Anshor Pasha dan Kepala Kantor Penghubung Medan, Julian Feisal.

Dijelaskan Winardi, Saat ini PT Inalum hanya memproduksi aluminium ingot dengan kapasitas 250.000 ton/tahun.

Namun, kedepannya Inalum akan meningkatkan kapasitas produksi dan menambah jenis produk yang terdiri atas aluminium ingot, alloy ingot, billet, slab/sheet, wire rod, produk ekstrusi, dan high value added product lainnya dengan kapasitas total 500.000 ton/tahun.

Namun mengingat keterbatasan kapasitas pembangkit listrik Inalum di Siguragura dan Tangga, maka perlu penambahan energi listrik melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakarbatu bara di desa Kuala Tanjung dengan kapasitas 2x350 MW.

Sebesar 350 MW akan dimanfaatkan Inalum dan sisanya akan didistribusikan kemasyarakat melalui PLN.

Kabar baiknya, dengan adanya proyek-proyek pengembangan perusahaan, akan terjadi peningkatan jumlah karyawan hingga 2 kali lipat pada tahun 2021.

Oleh sebab itu Inalum akan membangun perumahan karyawan berupa 279 rumah dan flat diatas lahan seluas 36,42Ha di Kelurahan Perkebunan Sipare-Pare.

Selain perumahan, pada lahan tersebut juga didirikan sarana olahraga, hotel, Balai LatihanKerja, Politeknik dan Litbang aluminium.

Harapan Winardi, Sesuaidengan RJPP Inalum 2017 – 2021, diharapkan semua proyek ini akan memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan.

"Dan bisa jadi multiplier effect bagi perekonomian regional Sumatera Utara khususnya."

"Mimpi kami, Kawasan Industri Kuala Tanjung ini akan menjadi basis bagi industri aluminium Indonesia yang ramah lingkungan."

"Dengan disetujuinya dokumen AMDAL bagi proyek-proyek tersebut di atas, maka kami berkomitmen melaksanakan pengelolaan dan pemantauan lingkungan sebagaimana diamanatkan dalam AMDAL," papar Winardi.

Gubsu Tengku Erry Nuradi sendiri mengaku sangat mendukung langkah maju yang dilakukan PT Inalum.

"Saya sangat mendukung perkembangan bisnis yang dilakukan Inalum. Saya juga apresiasi Inalum yang membuat kerangka acuan Amdal dengan tepat waktu," kata Tengku Erry.

Terkait pengembangan bisnis Inalum, Dirut Winardi menyebutkan bahwa saat ini pihaknya baru mampu mendukung 30% kebutuhan aluminium tanah air.

"Maka itu penambahan PLTU sangat penting untuk meningkatkan produksi demi memenuhi kebutuhan aluminium nasional," papar Winardi.

Ditambahkan Winardi, pihaknya juga akan membangun sarana pendidikan berupa Politeknik di Desa Simodong Sei Suka Batubara.

Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARASUMUT 2017