Sabtu, 21 Oktober 2017

Unifersitas Efarina Seminar Nasional Pendidikan di Simalungun

| 615 Views
id Simalungun, Unifersitas Efarina, Dinas Pendidikan, Kabupaten Simalungun, Seminar Nasional, Pendidikan Karakter, Aula T Djohan Garingging, Simalungun C
Unifersitas Efarina Seminar Nasional Pendidikan di Simalungun
Simalungun, 19/6 - PUKUL GONG. Wakil Bupati Simalungun, Amran Sinaga memukul gong pembukaan seminar nasional bidang pendidikan di Aula T Djohan Garingging, Simalungun City Hotel, Pamatang Raya, Senin. (Foto Antarasumut/rel)
Simalungun, 19/6 (Antarasumut) - Unifersitas Efarina bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mengadakan seminar nasional bidang pendidikan di Aula T Djohan Garingging Simalungun City Hotel, Pamatang Raya, Senin.
     
Seminar selama empat hari itu bertemakan "Membangun pendidikan berkarakter dalam rangka peningkatan daya saing sumber daya manusia bagi pendidikan di Kabupaten Simalungun".
     
Bupati Simalungun dalam sambutan tertulis dibacakan Wakil Bupati, Amran Sinaga mengatakan, setiap sekolah dalam melaksanakan tugas pendidikan harus mampu membentuk sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, kecerdasan, terampilan dan bermoral serta bertaqwa kepadanTuhan Yang Maha Esa.
      
Untuk itu diharapkan, seminar dapat memberikan edukasi dan strategi pendidikan melalui para narasumber yang ahli dibidangnya, sehingga generasi di Kabupaten Simalungun mendapatkan pengenalan dan penguatan pendidikan karakter di setiap sekolah.
      
Para pendidik dan guru diharapkan agar menerapkan pola pembinaan karakter Indonesia yang memiliki perbedaan dalam nilai dan konsepnya dengan karakter dan budaya bangsa. 
     
"Ikutilah dengan sungguh-sungguh seminar ini dan miliki komitmen untuk melaksanakan pendidikan karakter di sekolah masing-masing," pesan Bupati.
     
Rektor Unifersitas Efarina, Dr H Abdiyanto SE MSi menyampaikan keprihatinan terhadap perilaku karakter kehidupan bersosial masyarakat yang dinilai sudah melampui batas.
     
Di dunia pendidikan misalnya, tindakan kriminal antara mahasiswa dengan dosen di kampus sering terjadi, banyak geng motor, bahkan sesama guru mapun dosen sudah tidak berani saling nasehat menasehati.
     
Di dunia demokrasi saat ini, banyak informasi simpang siur, terutama media sosial membuat bangsa Indonesia tidak percaya diri, sehingga harus mampu memilah informasi.
     
Dalam menyikapi kondisi itu, kata Abdiyanto, Unifersitas Efarina mengadakan seminar nasional pendidikan karakter guna menambah wawasan para guru atau dosen dalam melaksanakan tugas memberikan bimbingan kepada peserta didik. 

Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARASUMUT 2017