Senin, 23 Oktober 2017

12,298 KK Akan Menerima Jatah PKH

| 678 Views
id 12,298 KK, Akan Menerima, Jatah PKH
12,298 KK Akan Menerima Jatah PKH
Kepala Dinas Sosial, Pemkot Padangsidimpuan, Sopian Subri Lubis (kiri), bersama Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa. (antarasumut/Khairul Arief/Ist)
Alhamdulillah saat ini Kota Padangsidimpuan mendapatkan kepercayaan untuk menyalurkan bantuan sosial yang merupakan program Nasional di daerah khususnya Kota Padangsidimpuan dalm program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan itu terdiri dari program E
Padangsidimpuan, 11/8 (Antarasumut)- Pemkot Padangsidimpuan akan menggulirkan Bantuan Pangan Non Tunai kepada 12,298 Kepala Keluarga dari 6 kecamatan di Padangsidimpuan yang terdiri dari Keluarga Penerima Manfaat sebanyak 3816 dan Rastra Rakyat Sejahtera sebanyak 8482.

Kepala Dinas Sosial Pemkot Padangsidimpuan, Sopian Subri Lubis, kepada ANTARA, Jum'at, mengatakan, Alhamdulillah saat ini Kota Padangsidimpuan mendapatkan kepercayaan untuk menyalurkan bantuan sosial yang merupakan program Nasional di daerah khususnya Kota Padangsidimpuan dalm program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan itu terdiri dari program E-Warung, Program PKH dan program KIS, KIP serta lainnya, untuk penyaluran kita masih menungguh arahan dari Kementrian Sosial RI dan Walikota Padangsidimpuan.

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan anggaran dari Kementrian Sosial Republik Indonesia melalui Dirjen Fakir Miskin Perkotaan, dan itu sesuai surat edaran dari kementrian terkait kepada Dinas Sosial Kota Se Indoensia agara, Dinas Sosial Kota melakukan verifikasi dan validasi data serta mengusulkan penggantian data memenuhi kouta KPM sesuai dengan UU nomor 13 tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin, ucapnya.

Sopian Subri menambahkan, "Program BPNT ini memungkinkan keluarga penerima manfaat untuk membeli bahan pangan di berbagai penyedia yang kerja sama dengan pemerintah atau e-Warong. Kartu KKS itu alat pembayaran yang memiliki fitur elektronik dan tabungan, sehingga dapat berfungsi seperti ATM,",ucapnya menirukan ucap Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa saat pertemuan di Jakrata.

Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARASUMUT 2017