Kamis, 19 Oktober 2017

UKW Rekonstruksi Tugas Wartawan 

| 632 Views
id Ukw pwi
UKW Rekonstruksi Tugas Wartawan 
. (Antarasumut)
Medan, 19/9 (Antara) - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara H Hermansjah SE mengatakan, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) merupakan bagian penting dari rekonstruksi tugas-tugas wartawan sehari-hari. 

Hal itu dikatakan Ketua PWI Sumut pada pembekalan peserta UKW di Hotel Garuda Plaza Medan, Senin (18/9). Hadir saat itu Sekjen PWI Pusat Hendry Ch Bangun, Direktur Pendidikan PWI Pusat Marah Sakti Siregar, Narasumber Safari Jurnalistik PWI Pusat Widodo Asmowiyoto, Artini Suparmo, Tim Penguji UKW PWI Pusat, serta unsur Pengurus PWI Sumut. 

Lebih lanjut dikatakan Hermansjah, animo wartawan mengikuti UKW dari tahun ke tahun terus meningkat. Sehingga dalam waktu dekat sejumlah PWI Kabupaten di Sumut juga akan menyelenggarakan UKW, diantaranya PWI Kabupaten Labuhan Batu dan PWI Kabupaten Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). 

Hermansjah berharap, dengan mengikuti UKW profesionalisme wartawan terus meningkat seiring kemajuan teknologi informasi yang berkembang pesat. 

Apalagi pertumbuhan media berbasis internet saat ini terus memenuhi ruang publik dan mencatatkan peningkatan pembaca yang terus bertambah. Namun di sisi lain, pembaca media cetak mengalami penurunan. 

“Adanya perubahan zaman ini menuntut adanya metode peliputan wartawan yang lebih terukur melalui spesifikasi kompetensi, sekaligus antara media cetak dan media cyber dapat hidup secara berdampingan untuk kebaikan bersama,” ujar Herman yang juga salah seorang dari Penguji UKW PWI Pusat. 

Sementara Sekjen P WI Pusat Hendry Ch Bangun memaparkan tentang pentingnya kompetensi bagi wartawan. 

Menurutnya, tujuan kompetensi wartawan adalah menegakkan kemerdekaan pers untuk kepentingan publik, karena wartawan bekerja untuk masyarakat. 

Selain itu, kata Hendry Ch Bangun, kompetensi wartawan bertujuan untuk menjaga harkat dan martabat wartawan sebagai penghasil karya intelektual, serta menghindarkan wartawan dari penyalahgunaan profesi.

Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARASUMUT 2017