Medan, 7/9 (ANTARA) – Kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara ke Istana Maimon, salah satu obyek wisata di Kota Medan menurun hingga 50 persen dibandingkan dengan hari biasa.
Penjaga Istana Maimon Kesultanan Deli, Tengku Hamsahar, Senin mengatakan, menurunnya minat pengunjung ke istana peninggalan Kesultanan Deli ini disebabkan bulan Ramadhan dan sebagian besar sekolah di Medan juga libur.
“Penurunan ini karena masyarakat yang menjalankan ibadah puasa malas untuk melakukan aktivitas berpergian mengunjungi obyek wisata dan umumnya mereka sudah pernah berkunjung, “katanya.
Pengunjung selama bulan puasa hanya 30 sampai 40 orang saja, sedangkan hari biasa mencapai 150 pengunjung. Wisatawan domestik yang berkunjung kebanyakan berasal dari kota Padang, Jakarta, Palembang dan Aceh. Sedangkan wisatawan mancanegara berasal dari Jerman dan Belanda.
Selain itu, disebutkan Hamsahar, menurunnya pengunjung karena sebagian masyarakat di bulan puasa lebih senang mendatangi tempat-tempat hiburan seperti “Ramadhan Fair” yang lokasinya berdekatan dengan Istana Maimon.
Kemungkinan besar pengunjung akan ramai kembali pada Hari Raya Idul Fitri, karena pihak Istana Maimon mengadakan upacara adat Kesultanan Deli dan masyarakat umum juga dipersilahkan hadir untuk menyaksikannya.
“Setiap tahunnya Sultan Deli akan berkumpul bersama keluarga besar dan memperbolehkan masyarakat umum untuk bersilahturahmi dengan Sultan. Pihak istana juga menyediakan makanan khas Melayu seperti roti jala kuah kari, “ujarnya.
Sementara itu, wisatawan mancanegara asal Belanda, Karla mengatakan, senang berkunjung ke Kota Medan dan tertarik melihat bangunan Istana Maimon yang mempunyai nilai sejarah yang sangat tinggi.
“Medan merupakan kota yang indah dengan berbagai macam obyek wisata yang bisa dikunjungi, seperti Istana Maimon yang bentuk bangunannya didominasi warna hijau kuning, dan saya kagum akan kemegahannya, “katanya. ***5***
(T.PSO-022/B/M034/M034) 07-09-2009 17:46:39
Popularity: 3% [?]