|Selasa, September 2 2014
Anda Berada Di: Home » Kabupaten/Kota » Simalungun » Calon Jamaah Haji Simalungun 121 Orang


Calon Jamaah Haji Simalungun 121 Orang 

Oleh Waristo

Ilustrasi – Calon jemaah haji. (Foto: Antara)

Simalungun, 14/6 (Antarasumut) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mengumumkan bahwa jumlah calon jamaah haji dari daerah itu yang bisa berangkat ke tanah suci tahun 2013 sebanyak 121 orang atau sesuai dengan kuota yang ditetapkan pemerintah.

“Sebanyak 121 orang calon jemaah haji tersebit telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH),” kata
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Simalungun, Amrisyam, Jumat (14/6).

Ia menjelaskan, para calon jemaah haji asal Simalungun tersebut selanjutnya akan menunggu penetapan jadwal keberangkatan dan kelompok terbang (kloter) dari Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara.

Disebutkannya, dua orang dari 121 calon haji yang telah melunasi BPIH tersebut telah meninggal dunia, masing-masing atas nama Syafri dan Paimin, warga Kecamatan Bandar Huluan.

“Biaya yang telah dikeluarkan almarhum akan dikembalikan kepada ahli waris atau keluarganya,” ujar Amrisyam.

Sedangkan pengganti dua calon haji yang meninggal dunia itu, katanya, akan diisi calon haji dari kuota nasional.

Berdasarkan data di Kantor Kemenag Simalungun, calon jamaah haji tertua asal Simalungun tercatat atas nama Ahmad Syahkim dari Kecamatan Dolok Batu Sanggar dan calon haji termuda adalah Robiyatul Adawiyah Siregar binti Aswad Siregar, warga Perumnas Batu Anam Kecamatan Siantar.

Khusus kepada para calon jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci Mekkah, pihaknya mengingatkan agar senantiasa menjaga kondisi kesehatan.

Selain itu, lanjutnya, para calon haji perlu meluangkan waktu untuk memperdalam dan memahami pengetahuan tentang ibadah haji, sehingga dapat melaksanakan tahapan ibadah haji secara mandiri sesuai dengan rukun haji.

Dikatakan Amrisyam, sebelum bertolak ke tanah suci Mekkah, calon haji asal Simalungun umumnya telah menjalani 10 kali manasik.

Ia menambahkan, jumlah calon haji ddari Kabupaten Simalungun yang masuk dalam kategori daftar tunggu atau “waiting list” hingga saat ini mencapai 1.200 orang lebih.

“Bagi calon haji yang mendaftar tahun ini, diperkirakan mereka baru dapat diberangkatkan tahun 2023,” ujarnya.

Sebagaimana diinformasikan, Menteri Agama, Suryadarma Ali, mengatakan bahwa Pemerintah Arab Saudi mengurangi kuota jemaah haji Indonesia 2013 sebesar 20 persen atau 42.200 orang, sehingga jemaah haji yang bisa berangkat ke tanah suci pada 2013 turun dari 211.000 jemaah menjadi 168.800 jemaah.

“Kami mengimbau kepada calon jemaah haji yang telah melunasi dan mendapat porsi haji 2013 yang berjumlah 180.000 orang bersabar menunggu kebijakan Kemenag setelah pembahasan dengan pihak pemerintah Saudi, beri kami waktu dua minggu,” katanya di Jakarta, baru-baru ini.

Namun kepada calon jamaah haji yang kemungkinan akan terkena kebijakan Pemerintah Saudi sehingga tak jadi berangkat, pihaknya menjamin kepastian mereka untuk mendapat alokasi kota keberangkatannya pada 2014 tanpa dikenakan biaya tambahan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) bila terjadi selisih lebih. (WRT)

 

Masukkan Komentar