“Menggeliting” bermakna seseorang seperti sibuk tapi tidak mengetahui apa yang harus dikerjakannya. Contoh kalimat : Si Rafeah menggeliting saja di rumah, gara-gara dilarang ayahnya menjumpai Hamdan, pacarnya. “Menggelupur” berarti meronta-ronta dengan menghentak-hentakkan kaki dan tangan karena kesakitan, baik dalam posisi berdiri mau pun terbaring. Contoh kalimat : Penjahat kambuhan itu jatuh menggelupur ditembak polisi
1. “Sulo” berarti palsu. Contoh kalimat : Jangan beli jam merk Mido itu, itu jam “sulo”. Hal ini berarti jam tersebut adalah jam palsu, atau merknya saja yang Mido, tapi jamnya bukan Mido buatan Swiss. 2. “Punai” merupakan nama sejenis burung yang banyak terdapat di Sumut, terutama di dataran rendah. Tapi kata “punai” juga punya [...]
“Meniknat”, berarti mati Contoh kalimat : Sudah “meniknat” kawan tu. Ini berarti orang itu sudah meninggal dunia. “Terpuruk” berarti jatuh bangkrut atau tekor atau juga rugi besar. Contoh kalimat : Baru saja tiga bulan si Aseng buka usaha, sudah terpuruk. “Terjajar-jajar”. berarti kepayahan sekaligus bingung karena salah perhitungan. Contoh kalimat : Belum ada kepastian hari [...]
“Ulok”. Suatu kata yang berarti bohong tapi menyenangkan untuk didengar karena disampaikan dengan berkelakar. Contoh kalimat : 1. Macam tidak ada kerja lain,”mengulok” saja kerja kawan tu. 2. Si Amat terus menerus “mengulok” si Taing, lama-lama luluh juga iman cewek tu. Kata “ulok” pada kalimat ke-2 ini , berarti merayu atau menggoda. “Koyok” cerita yang [...]
1. Bedangkik = 1) berhitung-hitungan; 2) pelit (Memang bedangkik kali lah kau jadi orang) 2. Barges = singkatan dari Barang Gesek, berarti semacam pelacur kelas rendah (Makjang, jadi barges sekarang cewek itu
1. Aci = 1) boleh; 2) nggak (Mana aci kau buat seperti itu) 2. Anak Muda = 1) jagoan; 2) aktor pemeran utama (Menang terus anak muda itu kalau berantam sama banditnya)
“Cicing”, berarti meninggalkan tempat dengan cepat atau melarikan diri. Contoh kalimatnya : Baru saja digertak, dia langsung “cicing”. Ini berarti orang tersebut lari lintang-pulang secepatnya. “Cabut”, merupakan suatu kata yang bermakna “meninggalkan tempat”. Contoh kalimatnya : Sudah lama kali kita di sini, ayok kita “cabut”.
“Getek”, merupakan kata yang memiliki banyak makna dan tergantung pada kalimat yang diucapkan dan situasi di lapangan 1. “Getek kali uwak itu,” tutur seorang gadis dengan senyum masam. Kalimat ini menunjukkan, ada laki-laki yang berusia sudah setengah baya, tapi gemar menggodai anak-anak gadis. 2. Sungai itu tidak ada jembatannya, kita terpaksa menyebrang pakai “getek”. Getek [...]
“Cengkunek”. Merupakan satu kata yang banyak artinya, karena tergantung pada kalimat yang diucapkan. Contohnya : 1. Orang itu banyak sekali cengkuneknya. Hal itu menunjukkan, orang tersebut banyak ulahnya atau alasannya. Misalnya dia mau membeli suatu barang tapi ada saja alasannya, seolah-olah barang tersebut tidak memenuhi persyaratan seperti yang diinginkannya. Boleh jadi uangmya tidak cukup sehingga [...]