|Jumat, Augustus 22 2014
Anda Berada Di: Home » Berita Sumut » Demonstrasi Tolak BBM Di DPRD Sumut Ricuh


Demonstrasi Tolak BBM Di DPRD Sumut Ricuh 

Oleh Irwan Arfa

Sejumlah pengunjuk rasa mencoba menerobos barikade aparat keamanan di depan gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (17/6). (Foto: Antarasumut/ist)

Medan, 17/6 (Antara) – Demonstrasi penolakan terhadap rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara di Medan, Senin, berakhir ricuh.

Kericuhan tersebut diduga disebabkan tidak adanya anggota DPRD Sumut yang berdialog dan menerima aspirasi pengunjuk rasa yang merupakan gabungan dari sejumlah organisasi kemahasiswaan itu.

Awalnya, ratusan pengunjuk rasa yang tiba usai pelantikan gubernur dan wakil gubernur Sumut tersebut berjalan dengan damai.

Namun, setelah menyampaikan aspirasi dan tidak ada anggota DPRD Sumut yang datang untuk berdialog, pengunjuk rasa yang mengatasnamakan “Kelompok Cipayung Plus” berupaya masuk ke gedung dewan.

Sebelum memaksa masuk gedung DPRD Sumut, ratusan pengunjuk rasa tersebut berupaya untuk membakar ban di depan gerbang kantor wakil rakyat itu.

Setelah itu, ratusan pengunjuk rasa tersebut berupaya untuk memaksa masuk dengan menggoyang-goyang pintu gerbang DPRD Sumut.

Melihat kondisi yang mulai memanas tersebut, pihak kepolisian yang berada di dalam lingkungan gedung DPRD Sumut berupaya mengarahkan mobil “water cannon” ke arah pengunjuk rasa dan menyiapkan tim pengendali massa.

Disebabkan pengunjuk rasa tidak berhenti untuk merobohkan pintu gerbang DPRD Sumut, personel kepolisian keluar sehingga ratusan mahasiswa tersebut melarikan diri.

Dalam pengejaran tersebut, personel kepolisian mengamankan dua pengunjuk rasa yang ikut melakukan kericuhan dan dibawa ke antihuru-hara.

Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, beberapa perwira Polri berupaya untuk melakukan komunikasi dengan perwakilan pengunjuk rasa berupaya.

Setelah berdialog, pihak kepolisian melepaskan dua pengunjuk rasa yang sempat diamankan tersebut. Setelah itu, pengunjuk rasa membubarkan diri.(I023)

 

Masukkan Komentar