|Rabu, Oktober 22 2014
Anda Berada Di: Home » Berita Sumut » Disdik Sumut Cairkan Dana Sertifikasi Rp44 Miliar


Disdik Sumut Cairkan Dana Sertifikasi Rp44 Miliar 

Langkat, Sumut, 3/4 (Antara) – Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat Sumatera Utara, segera mencairkan dana sertifikasi guru tahun 2011-2013 yang nilainya mencapai Rp 44 miliar.

“Kami segera mencairkan dana sertifikasi bagi guru-guru tahun 2011 dan 2013,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat, Haji Sujarno MSi di Stabat, Rabu.

Disampaikannya bahwa tunjangan sertifikasi guru ini akan dicairkan untuk tahun 2013, triwulan pertama minggu ketiga di bulan April, yang diperuntukkan buat 2.045 orang guru.

Nilai yang akan dicarkan untuk guru sertifikasi tersebut sekitar Rp40 miliar, yang diperuntukkan bagi mereka yang sudah memenuhi syarat mengajar 24 jam seminggu, berdasarkan surat keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan.

Sujarno juga menjelaskan bahwa dana tunjangan sertifikasi guru untuk tahun 2011, juga akan dicairkan di bulan April, yang totalnya mencapai Rp4 miliar.

Menyangkut dengan tunda bayar tahun 2012, instansinya sudah mendapatkan penjelasan dari pusat, bahwa dananya akan segera ditampung di dalam perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Untuk keseluruhannya kami sudah mendapatkan konfirmasi dari pusat soal pencairan tunjungan sertifikasi untuk guru-guru ini, hanya tinggal menunggu waktunya saja,” ungkap Sujarno.

Pada bagian lain, mantan Kepala Bahagian Sosial Pemerintah Kabupaten Langkat itu mengungkapkan bahwa dirinya bertekad melakukan perubahan, selama kepemimpinannya di Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat.

“Kami akan meniadakan segala macam pungutan liar yang bisa memberatkan para guru dan masyarakat,” katanya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa selama ini memang kerap ada potongan meresahkan para guru. Hal seperti itu tidak boleh lagi terjadi.

“Saya tidak mau lagi mendengar ada pungutan liar. Kalau mau cari uang jangan seperti itu,” tegasnya.

Sujarno juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan konsolidasi dengan “blusukan” ke sekolah-sekolah, tentang hal tersebut.

Menyangkut tentang kurikulum baru, Sujarno menyatakan akan segera melaksanakan kurikulum baru sesuai dengan arahan dan petunjuk dari pusat.

Bahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada para guru.

“Namun, tidak ada kutipan apa pun, sebab segala sesuatunya sudah dibiayai pemerintah pusat melalui dana APBN.

Dengan demikian, dirinya berharap penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Langkat bisa berjalan dengan baik.***4***

(T.KR-IFZ)
(T.KR-IFZ/B/Farochah/Farochah)

 

Menyikapi Tentang Disdik Sumut Cairkan Dana Sertifikasi Rp44 Miliar

  1. saifuddin

    Pungutan ditiadakan,hanya saja utk mengambil foot copy SK dirjet wajib bayar Rp. 100.000 /guru he he..

Masukkan Komentar