|Kamis, September 18 2014
Anda Berada Di: Home » Berita Sumut » DPD RI Minta Masyarakat Tenang Pasca Kerusuhan Lapas


DPD RI Minta Masyarakat Tenang Pasca Kerusuhan Lapas 

Oleh Evalisa Siregar

Medan, 12/7 (Antara)-Anggota DPD RI utusan Sumut Parlindungan Purba meminta masyarakat tetap tenang pascakerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tanjung Gusta Medan karena aparat keamanan dan Pemerintah dipastikan tetap menjaga keamanan.

“Kerja sama yang solid antara TNI dan Polri dalam penanganan kerusuhan di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Tanjung Gusta menunjukkan kemampuan untuk menjaga ketenangan masyarakat, meski masih ada napi (narapidana) yang belum ditemukan atau menyerahkan diri,”katanya di Medan, Jumat.

Menurut Parlindungan yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut itu, dirinya banyak dihubung dari berbagai kalangan mulai masyarakat awam hingga pengusaha mempertanyakan soal kasus Lapas Tanjung Gusta.

“Masyarakat khawatir soal keamanan, namun setelah diberi keterangan bahwa keamaan masih terkendali, masyarakat mengaku tenang,”katanya yang mengaku sudah mengunjungi Lapas Gusta itu, Jumat pagi.

Parlindungan menegaskan, kasus di Lapas Tanjung Gusta itu sendiri menjadi pelajaran berharga bagi semua kalangan mulai dari perlunya upaya menekan angka kejahatan di tengah masyarakat, perluasan atau memperbanyak daya tampung Lapas hingga perlunya sosialisasi soal tentang remisi dan jaminan fasilitas Lapas seperti air dan listrik yang dinyatakan menjadi salah satu penyebab kerusuhan di Lapas Gusta, Kamis (11/7) malam.

Sementara itu, Sekretaris Apindo Sumut, Laksamana Adiyaksa, menyebutkan, kalau memang benar terbukti bahwa kerusuhan di Lapas Tanjung Gusta dampak pemadaman listrik, maka itu menjadi pelajaran bagi PT.Perusahan Listrik Negara (PLN).

“Masalah kekurangan listrik tidak bisa dianggap main-main lagi,”katanya.

Kalau selama ini pengusaha dan masyarakat tidak bisa berbuat banyak dengan “byar pet”, maka kasus Lapas Tanjung Gusta bisa menjadi pelajaran tersendiri bagi PLN.

Laksamana mengakui, pascakerusuhan Lapas Tanjung Gusta, pengusaha khawatir konsentrasi pengamanan petugas TNI/Polri “terpecah” antara pengamanan rutin dan mencari napi yang masih belum ditemukan.

“Tetapi melihat cepat pulihnya kekondusifan di Sumut pascaberbagai masalah membuat pengusaha masih yakin bahwa aparat keamanan bisa melindungi rakyat,”katanya.

Pihak kepolisian mencatat adanya lima orang yang tewas dalam kebakaran di Lapas Tanjung Gusta Medan yang terjadi sejak Kamis, malam.

“Ada lima orang, dua petugas Lapas,” kata Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta.

Menurut Kapolresta, dua petugas yang tewas itu adalah Kepala Seksi Registrasi Lapas Tanjung Gusta Medan Bona Situngkir dan salah seorang pegawai Lapas, HN Naibaho.***4***
(T.E016/B/M. Taufik/M. Taufik)

 

Masukkan Komentar