Medan, 5/2 (antarasumut.com) – Bulog Sumut meningkatkan stok beras untuk semakin mengamankan kebutuhan rutin di tengah harga beras yang mulai turun.
Humas Bulog Sumut, Rusli Siregar, kepada antarasumut.com di Medan, Jumat, mengatakan, stok bulog sekitar 800-an ton dan masih akan ada yang masuk dari Jawa.
“Mengenai stok beras di Sumut cukup aman karena cadangan bisa untuk enam bulan alokasi,” katanya.
Pengamatan antarasumut.com di pasar tradisional di Medan, menunjukkan, harga beras dengan berbagai kualitas mengalami penurunan disebabkan pasokan dari pabrikan mulai lancar.
Pedagang beras di Pusat Pasar Medan, Acay (40), mengatakan, harga beras seperti beras jenis IR yang sebelumnya Rp195.000 per goni (ukuran 30 kg) pekan ini menjadi Rp188.000 per goni.
Sedangkan harga eceran dari sebelumnya Rp7.000 per kg menjadi Rp6.500 per kg.
Sementara itu, beras jenis kuku balam masih stabil Rp7.200 per kg dan jenis ramos dengan kualitas terbaik Rp6.800 per kg.
Harga beras yang turun itu juga disebabkan harga dari distributor juga murah dan panen beras di petani juga lancar, dan persediaan beras di pedagang juga banyak.
Menurunnya harga beras tersebut, diikuti oleh daya beli konsumen yang mengalami sedikit kenaikan. Apalagi menjelang perayaan Imlek ini permintaan akan beras oleh masyarakat cenderung meningkat dibanding minggu sebelumnya. (I02MOS/R02MOS)
Popularity: 1% [?]