Langkat, 18/10 (ANTARA) – Penyakit cacingan saat ini masih dianggap sepele oleh sebahagian besar masyarakat, padahal dampaknya bisa menimbulkan kerugian besar bagi penderitanya.

“Kecacingan bila dibiarkan bisa menimbulkan dampak yang besar bagi para penderitanya,” kata Kepala Puskesmas Beras Basah Pangkalan Susu, Arlina Prihhesti, di Pangkalan Susu, Selasa.

Disampaikannya, setidaknya 20 sampai 30 persen anak Indonesia mengalami cacingan, yang berdampak negatif terhadap proses tumbuh dan berkembangnya anak tersebut, katanya.

Untuk itulah puskesmas yang dipimpinnya mempelopori pemantauan kesehatan, khususnya kecacaingan pada siswa TK, RA, PAUD yang ada di empat desa yaitu Sei Siur, Paya Tampak, Tanjung Pasir, Pintu Air dan satu kelurahan yaitu Beras Basah.

Arlina Prihhesti menjelaskan pula bahwa tahapan kegiatan yang dilaksanakan di 10 Taman Kanak- kanak yang ada di Puskesmas Beras Basah Kecamatan Pangkalan Susu yakni dengan cara menimbang berat badan, mengukur tinggi badan, memeriksa kesehatan dan memberikan obat cacing.

Selain itu petugas juga memberikan penyuluhan kepada guru dan orang tua tentang kebersihan menanggulangi bahaya kecacingan, katanya.

Untuk itu ke depan pihaknya mengharapkan para guru dan orang tua agar dapat mensosialisasikan lebih lanjut hidup sehat kepada anak dengan memperhatikan kebersihan baik dari segi lingkungan sekitar tempat tinggal maupun makanan yang dikonsumsi.

Serta membiasakan untuk cuci tangan dengan sabun sebelum makan ataupun sesudah buang air agar terhindar dari penyakit kecacingan.

Arlina juga menjelaskan bahwa kecacingan dapat menyebabkan anemia (kurang darah), berat bayi lahir rendah, gangguan ibu besalin, lemas, mengantuk, malas belajar, IQ, prestasi dan produktivitas menurun.

Di mana cacing dapat menyerang mukosa usus dan menghisap makanan (karbohidrat dan protein) serta darah dalam tubuh manusia.

Anak yang mengalami kurang gizi akan teganggu petumbuhan fisiknya dan otaknya, sehingga menjadi lemas, mudah sakit perut dan mencret, katanya.

Sementara itu Fatimah seorang guru PAUD menjelaskan sara teria kasihnya, atas perhatian yang diberikan pimpinan puskesmas Beras Basah Kecamatan Pangkalan Susu, terhadap anak ?anak sehingga mereka mengerti pentingnya hidup sehat.***4***
(T.PSO-218)
(T.PSO-218/B/M019/M019)

Incoming search terms:

Tags

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment