|Rabu, April 23 2014
Anda Berada Di: Home » Berita Sumut » Kecelakaan Lalu Lintas di Langkat 273 Kasus


Kecelakaan Lalu Lintas di Langkat 273 Kasus 

Oleh Imam Fauzi

Langkat, 31/10 (Antara) – Kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terutama roda dua dan roda empat, yang terjadi hingga menjelang akhir Oktober ini mencapai 273 kasus.

Dari kecelakaan yang terjadi tersebut, 75 orang di antaranya meninggal dunia, 81 orang mengalami luka berat dan 363 orang mengalami luka ringan, kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Langkat AKBP Yulmar Tri Himawan di Stabat, Kamis..

Mengenai jumlah kerugian material akibat kecelakaan yang terjadi mencapai Rp940.770.000, katanya.

AKBP Yulmar Tri Hinawan juga menjelaskan bahwa kecelakaan yang terjadi sangat didominasi oleh kendaraan roda dua, itu yang terbanyak penyebab kecelakaan lalu lintas di Langkat ini.

Untuk itulah, berbagai upaya kini sedang dilakukan oleh jajaran lalu lintas Polres Langkat bersama Binmas, salah satunya dengan melakukan workshop untuk polisi yang bertugas dan ditempatkan di desa ataupun kelurahan.

Ini dimaksudkan agar mereka bisa memberikan penyadaran sekaligus kampanye tertib lalu lintas kepada masyarakat.

“Kami mempersiapkan 89 bintara pembina kamtibmas Polres Langkat untuk melakukan sosialisasi ini nantinya ditengah-tengah masyarakat,” kata Yulmar.

“Ini program pemerintah untuk menurunkan angka kecelakaan berlalu lintas,” ujarnya.

Yulmar juga menjelaskan bahwa berdasarkan data yang ada tentang kecelakaan lalu lintas di Sumatera Utara hingga sekarang ini yang meninggal dunia mencapai 2.202 orang, sementara yang mengalami luka berat 4.604 orang.

Sedangkan yang mengalami luka ringan dalam kasus kecelakaan lalu lintas tersebut 8.414 orang, katanya.

Kecelakaan yang terjadi ini juga pada umumnya didominasi oleh pengendera sepeda motor roda dua.

Untuk itulah program kampanye tertib berlalu lintas harus terus digalakkan, terutama pada para pengendera sepeda motor yang selama ini banyak menjadi korban kecelakaan berlalu lintas itu.

“Melalui program yang terpadu ini diharapkan upaya mengatasi kecelakaan sekecil mungkin akan segera terwujud,” tandas Yulmar. ***2***
(T.KR-IFZ/C/Farochah/Farochah)

 

Masukkan Komentar