Sulit Membuktikan Seseorang Direkrut Sebagai Agen Intelijen

Bandarlampung, 25/11 (ANTARA) – Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI Ian Santoso menyatakan, sangat sulit membuktikan bahwa seseorang telah direkrut menjadi agen intelijen.

“Seseorang itu juga bisa direkrut menjadi agen intelijen tanpa sepengetahuan atau disadarinya sama sekali,” katanya di Jakarta, Selasa.

Menurut Purnawirawan TNI berbintang tiga, upaya merekrut agen intelijen bisa dilakukan dengan menggunakan sejumlah cara dan dengan tingkatan agen yang berbeda pula, mulai dari agen kelas teri sampai kelas elit.

Mengenai lembaga intelijen AS, CIA (Central Intelligence Agency), ia menyebutkan bahwa lembaga itu memang memiliki kekuatan serta jaringan yang luas dan diyakini beroperasi di seluruh dunia.

Nama CIA kembali menjadi sorotan di dalam negeri, terutama ketika dalam buku “Membongkar Kegagalan CIA” yang ditulis wartawan The New York Times, Tim Weiner, berdasarkan wawancara dengan Clyde McAvoy, perwira CIA, disebutkan bahwa mantan Wakil Presiden RI Adam Malik adalah agen CIA yang direkrut dan dibina oleh McAvoy.
Tuduhan itu kontan mendapatkan tanggapan dari banyak kalangan di dalam negeri.

“Pemerintah tidak perlu terlalu risau dengan hal-hal seperti itu. Pemerintah tidak perlu membuat ‘buku putih’,” kata pengamat politik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Teguh Yuwono.

Teguh mengatakan, tidak ada untung dan ruginya jika akhirnya Adam Malik terbukti sebagai agen CIA atau bukan agen CIA.

“Adam Malik tetap pahlawan dan tetap memberikan kontribusi terhadap negara,” demikian Teguh Yuwono.

Sementara itu, Wapres M Jusuf Kalla menyatakan tidak percaya dan tidak mungkin mantan Wapres (Alm) Adam Malik menjadi agen CIA sebagaimana yang ditulis dalam buku “Membongkar Kegagalan CIA” itu.

“Pertama, sebagai Wapres saya menyesalkan penulisan buku itu. Saya tidak bisa percaya dan tidak mungkin Pak Adam Malik itu menjadi apa yang ditulis itu (agen CIA),” kata Wapres Jusuf Kalla menjawab pertanyaan wartawan seusai menerima Pangeran Phillipe dari Kerajaan Belgia di Istana Wapres Jakarta, Senin (24/11).

***3***
(T.H009)
(T.H009/B/D011/B/D011) 25-11-2008 16:22:19)

Bookmark and Share

Popularity: 3% [?]

Posted by Andri Aulia on Nov 25th, 2008 and filed under Peristiwa dan Politik Nasional. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response by filling following comment form or trackback to this entry from your site

Leave a Reply