2011112125 Aji Santoso Siapkan Kejutan Bagi Bahrain

ilustrasi Timnas Indonesia Tim Sepakbola Indonesia (FOTO ANTARA/Sigid Kurniawan)

Jakarta (ANTARA News) – Pelatih timnas U-23 plus, Aji Santoso mengaku telah menyiapkan kejuatan bagi Bahrain yang akan menjadi lawannya pada pertandingan Pra-Piala Dunia 2014 di Bahrain, 29 Februari.

“Kami tidak ingin menyerah begitu saja. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan perlawanan,” kata Aji di sela “soft launching” majalah olahraga mingguan “90 Menit” di Planet Hollywood Jakarta, Kamis.

Menurut dia, menghadapi Bahrain bukan perkara mudah karena pertandingan nanti sangat menentukan bagi tim lawan untuk melangkah ke tahap grup Asia. Dengan kondisi ini, pihaknya telah menyiapkan strategi khusus agar tidak menjadi bulan-bulanan.

Guna menyiapkan strategi sebelum terbang ke Timur Tengah, Minggu (26/2), Timnas U-23 plus akan kembali melakukan pertandingan uji coba melawan Persebaya Surabaya di Stadion Bung Tomo, Surabaya, Jumat (24/2).

“Meski 60 persen pemain yang turun minim jam terbang internasional, kami berusaha menyiapkan tim yang terbaik. Disinilah (pertandingn uji coba) formasi inti akan ditentukan,” ucapnya, menambahkan.

Aji menuturkan, secara postur, Timnas U-23 kalah dari Bahrain. Hanya saja mantan pemain timnas itu mengakui jika masih ada peluang bagi Indonesia untuk meredam serangan yang dibangun tim tuan rumah, salah satunya dengan menggunakan pola bola-bola pendek.

Ditanya siapa nama-nama 18 pemain yang akan dibawa ke Bahrain, mantan pelatih PON Jatim itu belum bisa mengumumkan saat ini karena perkembangan pemain akan kembali dilihat pada pertandingan uji coba terakhir.

“Sebenarnya kami telah mendapatkan 18 nama pemain yang akan dibawa ke Bahrain. Tapi kami belum bisa umumkan sekarang. Tunggu setelah uji coba lawan Persebaya,” katanya, menegaskan.

Pemain Timnas U-23 plus yang mengikuti pelatnas di Batu, Jatim, sebanyak 23 pemain. Mereka berasal dari klub-klub Indonesia Premier League (IPL). Tim ini adalah bentukan baru karena tim yang lama banyak dihuni oleh pemain yang turun dikompetisi yang dinilai ilegal oleh PSSI.

Pada klasemen Grup E Pra-Piala Dunia 2014, Indonesia berada diposisi juru kunci dengan nol poin dari lima pertandingan. Posisi pertama atau puncak klasemen masih dipegang oleh Iran selanjutnya Qatar dan posisi tiga Bahrain.

(T.B016/C004)

Editor: Ruslan Burhani

 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment