Senin, 21 Agustus 2017
Pariwara

Pilkada Padangsidimpuan: Perubahan, Harapan dan Kebutuhan

| 915 Views
id Pilkada Padangsidimpuan: Perubahan, Harapan, dan Kebutuhan
Pilkada Padangsidimpuan: Perubahan, Harapan dan Kebutuhan
Ilustrasi (antarasumut/Khairul Arief/Int)
Berikan kesempatan kepada pemuda yang energik untuk membawa perubahan di Kota Padangsidimpuan, lihat sudah 15 tahun usia Kota Padangsidimpuan ini, harapan saya kedepan lebih baik lagi, Mau tidak mau, suka tidak suka berbagai program akan hadir di Kot
Padangsidimpuan, 1/8 (Antarasumut)- Pilkada Padangsidimpuan tahun 2018 mendatang banyak harapan untuk perubahan, harapan dan kebutuhan.

Tepat nantinya pada Januari 2018 mendatang Walikota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap, dan Wakil Walikota H M Isnandar Nasution masa jabatab 2013-2018 akan mengakhiri masa jabatan.

Banyak saat ini masyarakat Kota Padangsidimpuan berharap ada perubahan dan harapan baru untuk Kota Padangsidimpuan dimasa datang.

Andar Amin Harahap, Walikota Padangsidimpuan hingga kini belum menyatakan secara resmi majunya sang Walikota Padangsidimpuan mencalonkan menjadi Bupati di Padanglawas Utara (Paluta).

Sementara Wakil Walikota Padangsidimpuan H M Isnandar Nasution, sudah secara resmi mendaftarkan diri dalam pencalonan Kepala Daerah Kota Padangsidimpuan periode mendatang.

Informasi ANTARA di Padangsidimpuan, H M Isnandar Nasution sudah resmi mendaftarkan diri kesejumlah partai politik di Padangsidimpuan.

Sementara itu Irham Bakti Pasaribu, masyarakat Kota Padangsidimpuan, berkeinginan dan harapan agar pemerintah di Kota Padangsidimpuan dipimpin walikota yang berintergritas tinggi dengan menempatkan perangkat daerah di tempat yang sesuai di inginkan masyarakat Kota Padangsidimpuan.

Kemudian, irham berkeinginan, harapan baru itu mendapatkan perubahan berarti di tengah-tengah masyarakat Kota Padangsidimpuan.

Mengingat kebutuhan yang mendasar di Kota Padangsidimpuan ada 4 point yang harus dituntaskan dan jadikan acuan penting kedepan seperti, jasa transportasi, kesehatan, pendidikan dan usaha kreatif makro, mikro.

Contoh saat ini harapan saya selaku masyarakat Kota Padangsidimpuan terkait jasa transportasi harus bisa didukung dengan kondisi jalan yang mulus dan tidak berlobang, kemudian pendidikan harus menjadi prioritas mengingat di Kota Padangsidimpuan sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta harusnya didukung dengan peningkatan SDM manusianya, terkadang saat ini jika pejalar SMA, SMK yang lulus cendrung melanjutkan pendidikan ke kota besar, seperti medan dan luar jawa, mengapa tidak bisa mengembangkan sendiri kampus yang setingkat akreditasinya seperti di pulau jawa

Kemudian jika bisa dan menjadi saran, seharusnya pemilihan kepala sekolah SD dan SMP transparan terbuka secara umum serta kompeten dengang hasil ujian yang jelas dari kementrian pendidikan, tujuannya untuk meningkatkan mutu pendidikan yang berintegritas tinggi dan profesional dan jelas kredibel.

Untuk Kesehatan di Kota Padangsidimpuan harus bisa ditingkat, mengingat visi misi, sehat, maju dan sejahtera menjadi jargon Kepala Daerah Kota Padangsidimpuan, saat ini Walikota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap, sudah komit membangunkan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dengan alokasi anggaran Rp22 miliar, seharusnya pembangunan rumah sakit yang menjadi rumah sakit rujukan se Tabagsel dalam pembangunan harus sesuai yang diharapkan masyarakat Padangsidimpuan.

Tidak hanya itu, fasilitas dan pelayanan juga menjadi prioritas RSUD Padangsidimpuan dalam melayani masyarakat se Tabagsel, karena mengingat RSUD tersebut akan dibangun dengan lima tingkat, jika RSUD dibangun mencapai lima tingkat kemudian tidak didukung dengan fasilitas dan dokter spesialis yang kompeten maka menjadi percuma, katanya.

Kota Padangsidimpuan merupakan kota yang diapit empat kabupaten, baik Kabupaten Palas, Kabupaten Paluta, Kabupaten Tapsel dan Kabupaten Madina, mengapa saat ini di Kota Padangsidimpuan untuk pengembangan industri kreatif luput dari perhatian, kita sadar saat ini untuk ekonomi kreatif haru s ditumbuh gerakkan, akan tetapi pemerintah harus bisa menggandeng dan membinah IKM, UKM pelaku industri rumah tangga lebih baik, sehingga pelaku usaha tersebut mengerti arah dan tujuan hilir dari usaha tersebut jika pemerintah memberikan pintu peluang usaha yang lebar untuk mandiri krearif dan inovatif.

Saat ini apalah yang menjadi sentral usaha dan pusat penjualan oleh-oleh di Kota Padangsidimpuan, tidak ada kan, karena saat ini pengunjung yang berkunjung ke Padangsidimpuan bingung apa yang endak di belanjakan menjadi jajanan khas oleh-oleh dari Padangsidimpuan, jika Industri Kecik Menengah (IKM) dibinah secara serius maka ekonomi kreatif makro dan mikro di Padangsidimpuan akan sejahtera.

Hingga saat ini saya lihat pembangunan yang ada ditangan dingin Walikota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap juga patut diapresiasi mengingat beliau kepala daerah yang masih muda dan inovatif akan tetapi jelasnya didukung oleh pejabat SKPD yang masih muda dengan segudang pengalaman kerja dalam membangun kota padangsidimpuan yang telah diprogramkan untuk menyelesaikan tugas tersebut, ucap Irham Bakti Pasaribu, mantan Ketua Cabang HMI Kota Padangsidimpuan.

Berikan kesempatan kepada pemuda yang energik untuk membawa perubahan di Kota Padangsidimpuan, lihat sudah 15 tahun usia Kota Padangsidimpuan ini, harapan saya kedepan lebih baik lagi, Mau tidak mau, suka tidak suka berbagai program akan hadir di Kota Padangsidimpuan dan itu tidak dapat dihindari. Tinggal bagaimana pemimpin yang dipilih masyarakat nantinya, apakah mampu memperjuangkan nasib masyarakat agar tidak hanya menjadi penonton, itu terserah pilihan kita, ucapnya mengakhiri.

Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARASUMUT 2017