|Sabtu, Augustus 2 2014
Anda Berada Di: Home » Berita Sumut » PKK Samosir Gelar Pelatihan Pendidikan Kecakapan Keorangtuaan


PKK Samosir Gelar Pelatihan Pendidikan Kecakapan Keorangtuaan 

PKK

Redya Betty Doloksaribu mendapat sambutan hangat dari para peserta yang berasal dari 9 kecamatan se-Samosir dalam workshop Pendidikan Kecakapan Keorangtuaan (Foto : Tetty Naibaho)

Oleh : Tetty Naibaho

Samosir (Antarasumut) – Sebagai pemaksimalan sepuluh program PKK dalam menciptakan kesejahteraan rakyat, TP PKK Samosir menggelar workshop Pendidikan Kecakapan Keorangtuaan tahun 2013 bertempat di ruang rapat Kantor PKK Kabupaten samsoir, Selasa.

Kegiatan yang merupakan program kerja sama antara TP PKK Kabupaten Samosir dengan Dirjen PAUDNI Kementeriaan Pendidikan berlangsung selama 2 hari yakni Selasa (27/8) dan Rabu (28/8)

Ketua TP PKK Samosir dalam arahannya di hadapan ratusan peserta workhsop mengemukakan bahwa kegiatan ini dikhususkan untuk TP PKK Kecamatan, agar para pengurus kecamatan mampu memberikan penyuluhan kepada masyarakat di desa. Dengan demikian pendidikan kecakapan keorangtuaan di desa dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Dengan dilaksanakannya pendidikan kecakapan keorangtuaan ini diharapkan para pengurus PKK kecamatan dan desa mampu bekerjasama dengan pemangku kepentingan lainnya dalam melakukan kaderisasi pendidikan kecakapan keorangtuaan dan pendampingan bangsa. Selain itu diminta kepada para peserta untuk dapat menjalankannya di lingkungan keluarga dan menjadi contoh bagi masyarakat sekitarnya, himbau Antha

Dalam paparannya yang berjudul Pendidikan Karakter dan Perilaku Destruktif dalam Keluarga, Redya Betty Doloksaribu, Kepala Subdit Pendidikan Perempuan Ditjen PAUDNI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang juga merintis program PAUD, PUG dan pencegahan human trafficking di Kemendikbud ini mengemukakan bahwa pendidikan kecakapan keorangtuaan merupakan kegiatan peningkatan kapasitas yang berkaitan dengan kecakapan keorangtuaan untuk pendidikan karakter dalam keluarga. Nilai tambahnya mencegah risiko kematian ibu melahirkan dan bayi, mencegah penelantaran dan kekerasan terhadap anak serta memberikan perlindungan terhadap anak marjinal, terlantar dan bermasalah dengan hukum termasuk pendidikan untuk pengelolaan ekonomi keluarga.

Selain bertujuan melakukan kaderisasi pendidikan kecakapan keorangtuaan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan wawasan dan pengetahuan yang berkaitan dengan pendidikan karakter yakni sikap, kejujuran, sopan santun dan kerja keras. Kemudian meningkatkan wawasan peserta dalam perlindungan kesehatan ibu dan anak, pencegahan penelantaran anak serta perlindungan anak marginal.
Dalam kegiatan hari pertama tersebut Ketua TP PKK Samosir Ny. R. Artha M. Simbolon juga tampil sebagai nara sumber dengan materi Management Keuangan Keluarga dan Peningktana Ekonomi Keluarga. Sementara dr. Nimpan Karo-karo menyajikan materi Kesehatan Ibu dan Anak.

 

Masukkan Komentar