BI Jaga Rupiah Tetap Terkendali

Jakarta, 27/2 (ANTARA) - Gubernur Bank Indonesia Boediono mengatakan, pihaknya selalu ada di pasar agar rupiah tidak mengalami gejolak yang tajam dan tetap terkendali.

“Kita selalu ada di pasar, dengan menggunakan ‘amunisi’ yang ada, untuk menjaga jangan sampai rupiah terpuruk jauh,” katanya  di Jakarta, Kamis.

Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis sore, mengalami penurunan 28 poin menjadi Rp12.033/12.053 dibanding penutupan hari sebelumnya Rp12.005/12.015.

Sementara itu mengenai kerjasama bilateral terkait dengan “bilateral swap agreement” (BSA), katanya, hingga saat ini masih dalam proses penuntasan.

“Swap sedang kita garap, kita akan tanda tangan secepatnya, harus ada tanda tangan operasional dua gubernur dalam waktu dekat,” katanya.

BSA adalah sebuah fasilitas bantuan keuangan jangka pendek dalam bentuk penukaran mata uang asing (foreign exchange swap) yang bertujuan untuk memperkuat cadangan devisa negara. ***2***
(T.M041)
(T.M041/B/Z004/Z004) 26-02-2009 19:21:03

Bookmark and Share

Artikel ini telah dibaca 27 kali.

Popularity: 2% [?]

Ditulis oleh ANTARA Sumut pada 27 February 2009 dan dikategorikan di Uncategorized. Kamu dapat mengikuti berita kami dengan masuk kedalam RSS 2.0. Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas melalui form dibawah ini

Tinggalkan Komentar