Medan, 11/11 (ANTARA) - Sebanyak 449 jemaah calon haji (calhaj) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 07 Embarkasi Medan terlambat berangkat ke tanah suci.
Humas Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, HM Sazli Nasution, di Medan, Selasa, menyebutkan, keberangkatan jemaah kloter tersebut mengalami keterlambatan sekitar dua jam lebih.
Seharusnya jemaah tersebut dijadualkan berangkat dari Bandara Polonia Medan, Selasa (11/11) dinihari, pukul 02.40 WIB, namun baru bisa diberangkatkan pukul 04.49 WIB.
“Keterlambatan disebabkan masalah teknis pengaturan jadual pemberangkatan jemaah haji di Medan dengan situasi di Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Azis, Medinah,” jelasnya.
Ia mengatakan, bandara di negara itu mengalami kepadatan dan terus dibanjiri pesawat dari berbagai negara yang mengangkat tamu-tamu Allah. “Jadi wajar pesawat Saudi Arabia Airlines yang akan mengangkut jemaah haji terlambat tiba di Bandara Polonia Medan,” katanya.
Dari 449 jemaah calhaj yang akan berangkat, 426 orang asal Kabupaten Madina, delapan orang dari Kabupaten Taput, tiga orang dari Kabupaten Pakpak Bharat, tiga orang dari Kota Medan serta tujuh orang petugas.
Jemaah haji tertua pada kloter 07 atas nama Mangaraja Malin bin Lobe Harun Siregar (89) dan jemaah haji termuda Siti Chadijah binti Kamaluddin Harahap (27).
Sebanyak 8.185 jemaah calhaj asal Sumut berangkat ke tanah suci dalam 18 kloter.
***1***
(T.M034/B/R014/C/R014) 11-11-2008 18:09:22)
Popularity: 2% [?]