Kathmandu, 20/11 (ANTARA/DPA) -Pemogokan umum menyangkut pembunuhan dua pemuda oleh para kader Maois melumpuhkan ibukota Nepal, Kathmandu , Kamis.
Pemogokan itu menutup pasar-pasar utama , lembaga-lembaga pendidikan, kantor-kantor dan menghentikan pelayanan transpor publik dan swasta.
Pemogokan itu diserukan oleh berbagai kelompok termasuk Partai Komunis Nepal– Persatuan Marxis Leninis, yang adalah anggota pemerintah koalisi.
Kelompok-kelompok itu menyatakan dua pemuda diculik dan dibunuh oleh para anggota sayap pemuda Maois, Liga Pemuda Komunis (YCL) di distrik Dhading, sekitar 50km barat Kathmandu.
Polisi mengatakan para pendukung pemogokan itu terlibat bentrokan dengan para kader YCL di Kathmandu setelah melemparkan batu dan benda-benda lainnya ke kantor Maois.
Beberapa kendaraan juga diserang dan dirusak oleh para pemogok, yang menuduh para sopir tidak mengabaikan seruan mogok mereka.
Beberapa kendaraan publik dan swasta yang beroperasi Kamis pagi dipaksa menghentikan pelayanan mereka, kata polisi.
Pemogokan itu dilakukan sehari setelah protes-protes di Kathmandu menyusul ditemukannya dua mayat itu.
Pada hari Rabu, para pengunjukrasa menyerang dan merusak lusinan kendaraan dan membakar sebuah kantor YCL di Kathmandu untuk melampiaskan kemarahan mereka atas pembunuhan itu.
Sementara itu, ketua YCL Ganeshman Pun membantah organisasinya terlibat dalam pembunuhan itu.
“Itu adalah satu persekongkolan untuk menodai citra partai kami,” kata Pun. Para kader kami tidak terlibat dalam pembunuhan dua pemuda itu dan kami meminta pemerintah menyelidiki kasus itu.”
Maois telah mendapat kecaman keras menyangkut kegiatan sayap pemuda mereka. Di masa lalu , YCL dituduh melakukan penculikan , pemerasan dan intimidasi pada lawan-lawan politik mereka.
Partai-partai politik Nepal mendesak Maois melarang YCL, dan mengatakan kelompok itu menjadi satu organisasi paramiliter.
(Uu.H-RN/B/M043)
(Uu.SYS/C/H-RN/B/M043) 20-11-2008 14:57:51)
Popularity: 1% [?]