Medan, 27/11 (ANTARA) - Polda Sumatera Utara melakukan kerjasama dengan Angkatan Laut (AL), Bea Cukai dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk meningkatkan kegiatan pencegahan praktik penyelundupan pupuk bersubsidi ke luar negeri.
Pernyataan itu disampaikan Kapolda Sumut, Irjen PolĀ Nanan Soekarna kepada wartawan di Medan, Kamis, ketika dimintai komentarnya mengenai penyeludupan pupuk bersubsidi ke luar negeri.
Sebelumnya, Wakapolri, Komjen Pol Makbul Padmanegara, dalam rapat khusus dengan pimpinan DPR di Jakarta, Rabu (26/11) telah menginstruksikan seluruh polda untuk mengantisipasi penyelundupan pupuk.
Menurut Nanan, kegiatan pencegahan terhadap praktik penyelundupan pupuk bersubsidi akan lebih efektif jika dilakukan bersama instansi terkait.
Dalam kerjasama itu, diupayakan seluruh personil instansi terkait, seperti Polri, AL, Bea Cukai dan Disperindag dapat melakukan razia dalam satu kapal.
Pihaknya menganggap seluruh perairan dan pinggiran pantai di Sumut merupakan titik rawan dan dapat menjadi “celah” bagi pelaku penyelundupan pupuk tersebut.
“Pengamanan dan patroli bukan hanya di pelabuhan saja, tetapi seluruh perairan, termasuk di darat,” kata mantan Kapolda Kalimantan Barat itu.
Ia menambahkan, pihaknya telah memanggil Direktur Polisi Air dan Udara (Dir Polairud) Polda Sumut dan seluruh kapolres di daerah pesisir pantai di Sumut untuk meningkatkan kegiatan dalam upaya mencegah penyelundupan pupuk itu.
Seluruh kapolres harus memantau distribusi pupuk bersubdidi di daerahnya masing-masing guna mencegah upaya penyelundupan ke luar negeri, katanya.
***3***
(T.PK-WAN/B/M034/C/M034) 27-11-2008 16:17:24)
Popularity: 1% [?]